Sering mendengar istilah Internet of Things? Atau baru pertama kali ini mendengar istilah tersebut? Apa itu internet of Things? Kenapa istilah itu muncul sekarang? Apa yang membedakannya dengan internet saja? Kita akan bahas tuntas di bawah ini.

 

Apa Itu Internet of Things?

Sebelum kita membahas definisi dari beberapa sumber, kita coba bahas secara konsep dasar terlebih dahulu. Sebenarnya Internet of Things ini adalah sebuah konsep dimana sekarang segala sesuatu berhubungan atau bisa dihubungkan dengan menggunakan internet. Misalnya, smartphone menggunakan wifi, atau earphone wireless yang memakai koneksi internet, dan lain sebagainya.

 

Pada dasarnya hal apapun yang menggunakan internet, atau unsur-unsur yang ada di dalamnya bisa disebut sebagai internet of Things. Kalau dalam bahasa Indonesia artinya segala hal yang berhubungan dengan internet.

 

Itu pengertiannya, sementara sejarahnya bagaimana? Kenapa istilah yang membingungkan ini bisa muncul? IoT ini pertama kali dipakai oleh Kevin Ashton tahun 1990 di presentasinya. Sejak saat itulah istilah IoT ini dipakai oleh banyak perusahaan besar, mulai dari Intel, Oracle, hingga Microsoft.  Karena itu istilah IoT jadi jauh lebih populer.

 

Definisi Menurut Beberapa Sumber

Setelah membahas sejarah dan pengertian dari sudut pandang sendiri, maka sekarang waktunya membahas pengertian IoT dari beberapa sumber. Setidaknya ada 3 sumber yang kami rangkum dan menjelaskan tentang apa itu Internet of Things?

1.     Casagras

Casagras ini adalah singkatan dari Coordination anda Support Action for Global RFID-related Activities and Standardisation. Caragras mengatakan bahwa IoT ini merupakan sebuah bangunan jaringan global yang mampu menghubungkan satu perangkat keras dan juga perangkat virtual.

 

Caranya adalah dengan lewat eksploitasi data capture dan kemampuan untuk berkomunikasi. Dalam bangunan atau infrastruktur tersebut ada jaringan yang sebelumnya sudah ada, sekaligus internet itu sendiri. Jadi, secara tak langsung, IoT ini memberikan objek, sensor, hingga kemampuan koneksi.

 

2.     SAP

Sementara Systeme, Anwendungen und Produkte mengatakan kalau IoT itu adalah benda-benda keras yang diintegrasi di sebuah jaringan informasi yang bekerja secara berkesinambungan. Di jaringan tersebut benda fisik sangat berperan aktif.

 

3.     ETP EPOSS

Kalau ETP EPOSS sendiri menyebutkan kalau IoT itu sebuah jaringan yang telah dibentuk oleh beberapa benda yang masing-masing memiliki identitas sendiri-sendiri. Sekali lagi, dikatakan kalau IoT adalah sebuah konsep yang pada dasarnya punya fungsi untuk membuat konektivitas internet jauh lebih luas.

 

Manfaat IoT

Lalu apa saja manfaat dari Internet of Things ini? Jangan-jangan tidak ada? Ini hanya konsep bualan yang membingungkan tapi tidak berguna bagi kehidupan? Tentu tidak! Ini manfaat IoT.

 

1.     Infrastruktur

Dalam infrastruktur, salah satu contoh penggunakan IoT ada di MRT yang di Jakarta. IoT dipakai untuk menentukan harus secepat apa kereta berjalan, bagaimana kondisi jalur, hingga perintah untuk menutup dan membuka palang pintu kereta secara otomatis.

 

2.     Kesehatan

Kalau di kesehatan, IoT ini dipakai untuk beberapa alat elektronik rumah. Contoh pemakaiannya misalnya lupa mematikan AC, kemudian ketika menggunakan aplikasi yang memakai konsep IoT seperti misalnya Home Management, Anda akan diingatkan untuk mematikan AC atau bisa mematikannya secara otomatis lewat smartphone.

 

3.     Lingkungan

Sementara kalau untuk lingkungan, IoT ini bisa dipakai untuk membaca kondisi air di sebuah waduk atau membaca pergerakan lempeng bumi untuk mampu memprediksi jika terjadi gempa. Data itu bisa dikirimkan ke gadget yang terhubung.

Jika ada bilang IoT itu tidak ada gunanya, maka itu salah besar. Kenapa? Karena sekarang, ketika membaca artikel ini, Anda sedang ada dalam konsep Internet of Things. Anda secara tak disadari sudah masuk ke dalam ekosistem ini.

Leave a Comment

Recent Posts

Memperbaiki Error “Briefly Unavailable for scheduled Maintenance” Pada Wordpress

Hubungi Kami

PT Hostingan Awan Indonesia
Komplek Kencana Damai
Jl Anggrek 3 Blok N.17 (30164)
Palembang. Sumatera Selatan

Email: sales@hostingan.id
Telpon: +(62)-811-157-223
WhatsApp: +(62)-811-157-223
Telegram: @hostinganid