Apa randa seing melakukan browsing? Anda pasti pernah menemui error pada saat mengakses suatu situs. Error yang muncul ini biasanya berupa notifikasi “500 Internal Server Error”. Meski sering terjadi, hal ini tidak bisa diremehkan karena sangat mengganggu. Terlebih jika situs yang anda cari tersebut adalah situs penting.

Sebagian dari anda mungkin ada yang sudah mencoba mencari penyebabnya dengan melakukan running pada localhost. Atau bisa juga dengan memperbaiki typo, memperbaiki kesalahan kode dan lain-lain. Anda pasti sangat kesal, menghabiskan waktu berjam – jam untuk mencari tahu penyebab error tapi hasilnya nihil atau tidak ditemukan keslahan apa pun. Nah, jika anda mengalami hal diatas, cobalah beberapa cara berikut untuk membantu mengatasi error tersebut

Web Server Belum Aktif Sepenuhnya

Hostingan yang baru saja dibeli biasanya belum aktif sepenuhnya. File yang baru saja diupload ke file manager cpanel harus melalui beberapa proses meskipun lokasi dan tata letak filenya sudah benar. Pihak penyedia hostingan memerlukan proses validasi terlebih dahulu dari server yang terkait dengan domain dan hosting yang baru dipasang. Dan prosesnya membutuhkan waktu sekitar 3-24 jam.

Nah, anda bisa mengatasi hal ini dengan cara yang cukup mudah. Pertama, lakukan refresh halaman situs. Kedua, hapuslah cache dan cookie page dengan cara tekan tombol ctrl+Shift+del pada keyboard secara bersamaan. Lalu, hapuslah cache dan cookie pada web browser anda.

Kesalahan Pengaturan pada Config Laravel

Kesalahan berikutnya bisa berkaitan dengan folder config. Jika folder config tidak terisi dengan benar, maka beberapa bagian isi file perlu diperbaiki setelah file Laravel di upload ke shared hosting. Caranya, coba dan periksa file app.php di dalam folder config. Lalu, klik kanan dan pilihlah menu edit. Jika sudah, coba scroll ke bawah dan ubah url localhost dengan url anda yang sekarang. Jangan lupa save file jika proses editnya sudah selesai.

(A) File Database.php; (B)File App.php

Selanjutnya, error yang muncul mungkin saja berkaitan dengan file database. Pastikan dahulu bahwa file database (namafiledatabase.sql) sudah terpasang di phpmyadmin hosting anda. Lalu, periksalah file database.php yang berada di folder config. Caranya, klik kanan dan pilih menu edit. Anda bisa mengganti identitas database mulai dari username database, nama database, dan password database. dan sebelumnya pastikan file

File .htaccess Belum Terpasang

File .htaccess sangatlah penting dalam memasang website. Fungsinya adalah untuk mengkonfigurasikan file didalamnya melalui web server apache. Dan cara untuk memasang file .htaccess ke dalam file root Laravel anda adalah melalui halaman cpanelnya. Pertama, klik tombol +file yang berada di sudut kiri atas pada header menu cpanel. Kedua, berikan nama pada file tersebut tanpa menggunakan atribut nama sebelum format itu. Setelah selesai, klik kanan file tersebut untuk diedit dengan mengisikan kode sebagai berikut

<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteRule ^(.*)$ public/$1 [L]
</IfModule>

Selanjutnya klik save untuk menyimpan file tersebut jika proses edit sudah selesai. Lalau, refreshlah.

Itu tadi beberapa cara yang bisa anda gunakan untuk mengatasi 500 internal server error Laravel di cpanel. Ingat, error yang muncul bisa muncul kapan saja dan anda tidak perlu panik. Karena error yang muncul tidak selalu pertanda buruk. Anda hanya perlu terbiasa dengan itu dan membaca artikel ini sebagai solusinya. Selamat mencoba dan selamat browsing.

Leave a Comment

Recent Posts

Hubungi Kami

PT Hostingan Awan Indonesia
Komplek Kencana Damai
Jl Anggrek 3 Blok N.17 (30164)
Palembang. Sumatera Selatan

Email: sales@hostingan.id
Telpon: +(62)-811-157-223
WhatsApp: +(62)-811-157-223
Telegram: @hostinganid