Semua orang pasti berharap untuk memiliki sebuah bisnis. Bisnis kuliner, fashion, kosmetik, perhiasan dan lain – lain. Ada banyak aspek yang mesti diperhatikan dalam memulai bisnis agar bisnis berjalan lancar dan bertahan lama. Anda harus berpikir matang dahulu tentang bisnis apa yang akan dijalani, strategi pemasarannya, sasaran konsumennya, manajemen sistemnya dan sebagainya. Dari berbagai strategi yang ada, ada satu model bisnis yang cukup efektif dalam jika diterapkan dalam bisnis. Strategi ini dikenal dengan bisnis model canvas.

Apa itu bisnis model canvas?

Bisnis model canvas adalah strategi manajemen bisnis yang menggambarkan elemen – elemen bisnis seperti infrastruktur, keuangan, konsumen dan konsep perusahaan dalam bentuk visual.

Konsep bisnis model canvas dideskripsikan dalam bentuk gambar dan ide. Sehingga semua orang punya pandangan dan cara berpikir yang sama terhadap konsumen, pengeluaran, cara kerja perusahaan dan lain – lain.

Apa untungnya bisnis model canvas?

Bisnis model kanvas membagi system yang ada dalam perusahaan ke dalam kelompok – kelompok yang lebih jelas, terstruktur dan mudah dipahami. Sehingga akan mudah dilakukan oleh para pelaku bisnis.

Lalu, bagaimana penerapan bisnis model kanvas ini dalam perusahaan?

Bisnis model canvas dibagi dalam 9 elemen penting yaitu

VALUE PROPOSITION

Value Proposition merupakan nilai atau citra produk anda di mata pelanggan. Value proposition penting karena mewakili perusahaan agar menjadi pilihan pelanggan dibanding competitor. Elemen ini diperlukan agar bisnis anda bisa menjual produk atau jasa yang benar – benar dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen. Sehingga bisnis anda bisa menjadi solusi bagi permasalahan pelanggan.

Setidaknya bisnis anda harus menjawab beberapa pertanyaan berikut

  • Apa yang menyebabkan masalah itu terjadi?
  • Apa saja manfaat bisnis saya bagi pelanggan?
  • Kenapa pelanggan menginginkan masalah tersebut hilang?

 

CUSTOMER SEGMENTS

Customer segments sangat berkaitan dengan value proposition. Customer segmen membagi konsumen ke beberapa segmen sesuai dengan kebutuhan. Tidak ada aturan pasti mengenai pembagian segmen ini. Hal ini lebih bertujuan untuk memudahkan dalam mengetahui spesifik dari target konsumen anda. Pembagian segmen ini bisa saja berdasarkan usia, gender, demografis, kebiasaan belanja dan lainnya.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang bisa digunakan untuk menentukan target konsumen.

  • Siapakah yang paling banyak menerima dampak positif dari bisnis anda?
  • Apakah solusi yang bisnis Anda tawarkan cocok untuk perorangan atau bisnis lain?
  • Bagaimana karakter perorangan atau bisnis tersebut?
  • Solusi Anda cocok untuk laki-laki atau perempuan? Atau keduanya?
  • Berapa umur mereka?

CUSTOMER RELATIONSHIP

Customer relationship adalah membangun hubungan dengan pelanggan. Sederhananya adalah bagaimana anda berinteraksi dengan pelanggan sehingga merasa nyaman dan aman dengan bisnis anda. Jika perlu, pelanggan bisa menghubungi anda bilamana memiliki keluhan. Customer relationship sangat dibutuhkan mengingat banyaknya persaingan dalam dunia bisnis. Kenapa demikian? Jika pelanggan sudah percaya dengan bisnis anda, mereka tidak akan lari ke competitor meski mereka menawarkan harga yang lebih murah.

CHANNELS

Channels diperlukan dalam membentuk relationship dengan pelanggan. Channels bisa diartikan sebagai sarana atau saluran yang mempertemukan anda dengan pelanggan. Untuk membangun relationship dengan pelanggan, tentu saja anda harus mempelajari karakteristik pelanggan. Nah, selanjutnya channels ini akan menghubungkan anda dengan pelanggan sehingga terbentuklah siklus penjualan. Berikut adalah beberapa pertanyaan untuk menentukan channel untuk menjangkau pelanggan

Apakah pelanggan anda suka mendengarkan music atau radio?

Apakah pelanggan anda suka menghadiri seminar atau event?

Apakah pelanggan anda aktif menggunakan sosmed?

Apakah pelanggan anda menonton TV ?

Dimana pelanggan anda berada?

KEY ACTIVITIES

Key activities adalah aktivitas utama/dasar yang dilakukan sehari – hari. Aktivitas ini dilakukan untuk mencapai kesuksesan dan juga membentuk value proposition.

KEY RESOURCES

Key resources adalah sumber daya utama sebagai penunjang dalam mencapai key activities dalam value proposition. Key resources membantu bisnis anda agar lebih lancar. Contoh dari key resources adalah computer, kendaraan, ruang kerja, karyawan, listrik dan lain – lain.

KEY PARTNERS

Key partners merupakan partner kerja yang mendukung perusahaan. Mungkin terdengar sepele. Elemen ini sangatlah penting dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin berkembang dan banyaknya competitor. Dalam hal ini, key partners berperan sebagai network dalam mengembangakan bisnis agar lebih inovatif dan tidak monoton.

COST STRUCTURES

Cost structures lebih berkaitan pada sisi keuangan atau biaya operasi bisnis. Semua terkait dengan biaya seperti biaya operasional perusahaan, biaya pemasaran produk, biaya pemakaian sumber daya dan lain – lain.

REVENUE STREAMS

Revenue Streams bisa diartikan dengan aliran dana yang dibutuhkan untuk operasinal perusahaan. Revenue stream bisa dari berbagai sumber misalnya dividen, profit penjualan.

Bisnin Model Canvas memudahkan bagi pelaku bisnis dalam memetakan perusahaan. Sehingga lebih efektif untuk digunakan dan tentunya mudah dipahami bagi semua lapisan perusahaan.

 

Leave a Comment

Recent Posts

Hubungi Kami

PT Hostingan Awan Indonesia
Komplek Kencana Damai
Jl Anggrek 3 Blok N.17 (30164)
Palembang. Sumatera Selatan

Email: sales@hostingan.id
Telpon: +(62)-811-157-223
WhatsApp: +(62)-811-157-223
Telegram: @hostinganid